Ingin jadi seorang Gembala ???

 

Ingin Jadi seorang Gembala???        

¨   Hindari motif dasar kita dalam memenuhi kepentingan diri sendiri.

                       (“Egoisme psikologis” )

Tindakan untuk melayani kepentingan orang lain, atau memberi perhatian pada orang lain tetap  memiliki tujuan terakhir yakni mencapai kepentingan diri mereka sendiri. Memuaskan kebutuhan orang lain menjadi semacam instrumen untuk untuk memenuhi tujuan akhir diri sendiri.

keinginan menolong orang lain tetap dilandasi tujuan memuaskan keinginan diri sendiri, termasuk  kesejahteraan pikiran diri sendiri (misalnya melakukan bantuan pada orang lain dalam rangka menghindari hukuman, mendapatkan reward atau perasaan positif, .)

A

Tuhan dan dunia tidak terpisah ,,,,,

Sama halnya GEMBALA dan DOMBA  tidak boleh terpiosah,Gembala tapa domba itu tidak mungkin,dan juga  domba tampa seorang Gembala itupun tidak mungkin. Motif seorang gembala adalah memperhatikan domba-dombanya bukan memperhatikan dirinya sendiri. Dalam Injil  Yohanes 10:11-15,bahwa: Akulah Gembala Yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan seorang upahan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri,ketika melihat serigala datang,meninggalkan domba-domba itu lalu lari,sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Kata Yesus, Akulah Gembala Yang baik   dan Aku mengenal domba-dombaku dan domba-dombaku mengenal Aku. Sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa. Sebab Aku dan Bapa adalah satu.

Tuhan dan dunia tidak terpisah, suatu ungakapan yang perlu diperhatikan oleh seorang pemimpin dimana Ia harus menyadari akan identitas serta tugas pengembalaanya. Ia bukan hanya menjadi pemimpin untuk  diri sendiri tetapi menjadi pemimpin juga untuk orang lain. Seorang pemimpin perlu menyadari betapa penting pelaytanan yang harus dijalaninya dengan sungguh-sungguh. Pelayanan seperti apa yang harus dia berikan kepada domba-domabanya yang sedang membutuhkan belas kasih,pelayanan yang menuntut kerendehan hati,pelayanan yang menyegarkan keberadaan setiap orang yang dalam situasi keseng saraan yang dialami. Sebab pelayanan yang diberikan adalah pelayanan yang memperpanjang tangan dan kasih Allah yang selalu ingin melayani orang-orang kecil. Gembala perlu menjadi contoh dan teladan yang hidup bukan yang mati bagi domba-dombanya, Gembala menjadi seorang yang berani membela kebenaran untuk memperhatikan orang-orang kecil. Seorang Gembala perlu perlu menyadari bahwa dia adalah milik orang kecil dan bagi setiap orang yang membuthkanya. Dia harus rela memberikan dirinya bagi sesamanya,maka ia harus renda hati untuk menerimanya dan memberikan penyegaran bagi orang-orang kecil. Ingin menjadi seorang Gembala??? Jadilah seperti Jesus yang menjadi Gembala utama bagi domba-dombanya. Jangan memisahkan domba-dombamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: